Liturgical Calendar

Featured Posts

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 23 Agustus 2017 : PENGHARAPAN KRISTIAN ADALAH SAMBUTAN SURGAWI ALLAH

Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar". Firman-Nya lagi kepadaku: "Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku (Why 21:5-7)

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Kita mendengarkan Sabda Allah dalam Kitab Wahyu, dan Sabda tersebut mengatakan demikian : "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" (21:5). Pengharapan kristiani berlandaskan iman kepada Allah, yang selalu menciptakan hal-hal baru dalam kehidupan manusia, Ia menciptakan hal-hal baru dalam sejarah dan Ia menciptakan hal-hal baru dalam alam semesta. Allah kita adalah Allah yang menciptakan hal-hal baru, karena Ia adalah Allah kejutan-kejutan.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 20 Agustus 2017 : TENTANG KEBUTUHAN AKAN IMAN YANG TAK TERGOYAHKAN

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Injil hari ini (Mat 15:21-28) memaparkan kepada kita sebuah teladan iman yang luar biasa dalam pertemuan Yesus dengan seorang perempuan Kanaan, seorang asing bagi orang-orang Yahudi. Adegan itu terbentang ketika Ia dalam perjalanan ke kota Tirus dan Sidon, sebelah barat laut Galilea : di sanalah perempuan tersebut memohon kepada Yesus untuk menyembuhkan putrinya yang, menurut Injil, "kerasukan setan dan sangat menderita" (ayat 22). Awalnya Tuhan nampaknya tidak mendengarkan teriakan kesedihan ini, sedemikian rupa sehingga membangkitkan campur tangan para murid, yang menengahi dia. Kebersikukuhan Yesus yang terang-terang tersebut tidak mengecilkan hati ibu ini, yang bersikeras pada permintaannya.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 15 Agustus 2017 : TENTANG HARI RAYA SANTA PERAWAN MARIA DIANGKAT KE SURGA

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Hari ini, Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga, Injil memaparkan kepada kita perempuan muda Nazaret yang, setelah menerima pemberitahuan Malaikat, bergegas mendekati Elisabet, pada bulan-bulan terakhir kehamilannya yang ajaib. Sesampainya di rumahnya, Maria menerima dari mulutnya kata-kata yang keluar yang membentuk doa "Salam Maria" : "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu" (Luk 1:42). Sesungguhnya, karunia terbesar yang dibawa Maria bagi Elisabet - dan bagi seluruh dunia - adalah Yesus, yang sekarang hidup di dalam dirinya; serta hidup tidak hanya oleh iman dan pengharapan, seperti dalam begitu banyak perempuan Perjanjian Lama : Yesus mengambil rupa daging manusia dari Perawan Maria untuk perutusan keselamatan-Nya.

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOA MALAIKAT TUHAN 13 Agustus 2017 : TENTANG PENTINGNYA IMAN YANG KOKOH

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Hari ini perikop Injil (Mat 14:22-33) memaparkan kisah Yesus yang, setelah berdoa sepanjang malam di pantai Danau Galilea, berangkat menuju perahu murid-murid-Nya dengan berjalan di atas air. Perahu itu berada di tengah danau, terhalang angin kencang yang dahsyat. Ketika mereka melihat Yesus berjalan di atas air, para murid mengira Ia adalah seorang hantu dan menjadi takut. Tetapi Ia meyakinkan mereka : "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" (ayat 27). Petrus, dengan keberaniannya seperti biasa, berkata kepada-Nya : "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air" : dan Yesus memanggilnya : "Datanglah!" (ayat 28-29). Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air menuju Yesus; tetapi, karena angin tersebut, ia takut dan mulai tenggelam. Kemudian ia berteriak : "Tuhan, tolonglah aku!". Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia (ayat 30-31).